BOLMUT POST
Berita bolmut terbaru
xxx header

KUA dan PPAS APBD Bolmut 2019 Disepakati 661 Miliar Lebih, berikut Ikhtisar hasil pembahasan

0 118

Setelah melalui rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 yang dilanjutkan dengan agenda pembahasan lebih lanjut, akhirnya rapat paripurna Laporan Badan Anggaran atas pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2019 berhasil disepakati.

DPRD Bolmut bersama Pemerintah Daerah sudah menandatangani nota kesepakatan KUA-PPAS Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 sebesar Rp 661 Milyard Lebih.

Rapat ini dihadiri Ketua DPRD, Wakil Ketua 1, Bupati Bolmut, Drs Hi Depri Pontoh, Sekertaris Daerah, DR Asripan Nani dan pimpinan satuan perangkat kerja daerah (SKPD).

“KUA-PPAS ini akan menjadi dasar untuk menyusun RAPD (rancangan anggaran pemerintah daerah) tahun 2019,” katanya.

Ambarak berharap, agar setiap Kepala SKPD dan Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Bolmut, segera melakukan persiapan terkait dengan RAPBD Tahun Anggaran 2019, khususnya dalam penyusunan RKA-SKPD dan RKA-PPKD sebagai dasar menyusun Rancangan APBD Tahun Anggaran 2019.

KUA dan PPAS APBD Bolmut 2019 Disepakati 661 Miliar

Lanjut Saiful, selama penyusunan RKA-SKPD dan RKA-PPKD, mulai dari penginputan hingga asistensi pada TAPD maupun reviu RKA-SKPD dan RKA-PPKD oleh Tim dari Inspektorat, agar tidak keluar daerah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Depri Pontoh pun mengingatkan, dalam menyusun RKA-SKPD agar memperhatikan tiga taat, yaitu taat azas, taat administrasi dan taat anggaran. Agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, dan kita syukuri, Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan PPAS Tahun Anggaran 2019 telah kita sepakati, untuk selanjutnya menjadi acuan bagi setiap SKPD dalam menetapkan dan mengalokasikan anggaran berdasarkan nota kesepakatan tersebut,” ujarnya.

KUA dan PPAS APBD Bolmut 2019 Disepakati 661 Miliar

Bupati juga menyampaikan, apresiasinya terkait tahapan kesepakatan bersama atas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019, dari berbagai tahapan pembahasan yang telah dilakukan.

“Paradigma perencanaan dan penganggaran pembangunan di bolmut, mesti terus kita tingkatkan. Tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan publik secara transparan dan memenuhi prinsip akuntabilitas publik, sehingga dibutuhkan perencanaan yang lebih sistematis, terstruktur dan komprehensif,” Kata Bupati.(16b)

Ikhtisar hasil pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019 yakni,

Pendapatan Daerah, yang terdiri atas Pendapatan Asli daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, diproyeksikan sebesar Rp……….(menunggu updetan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah)
Belanja Daerah yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung di proyeksikan sebesar Rp……….(menunggu updetan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah)
Pembiayaan yang terdiri atas penerimaan pembiayaan di proyeksikan sebesar Rp (menunggu updetan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) …………., dan pengeluaran pembiayaan yang di proyeksikan sebesar.
Di tempat berbeda, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Sirajudin Lasena ketika di mintai keterangan terkait jumlah APBD tahun 2019 mengatakan, ada penurunan APBD 2019 di bandingkan dengan APBD 2018, Penurunannya sekitar 40 Miliar lebih, itu di karenakan Bolmut tidak mendapat Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Alokasi Khusus (DAK),”urai Lasena.

KUA dan PPAS APBD Bolmut 2019 Disepakati 661 Miliar

Lanjut Lasena, bukan hanya bolmut saja yang tidak mendapat DID dan DAK tapi ada dua daerah di Sulut yakni, Bolaang Mongondow Selatan dan Bitung.(16b)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More