Dua Kasus Dugaan Korupsi di Bolmut Naik Status
Kajari Bolmut Mohammad Riza Wisnu Wardana

Korps Baju Coklat Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolaang Mongondow Utara hingga kini terus bertekad untuk memberantas persoalan korupsi di daerah ini. sebagaimana yang disampaikan oleh Kajari Bolmut Mohammad Riza Wisnu Wardana, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (09/10).

“Saya dan seluruh jajaran sejak awal bertekad untuk bersikap serius terhadap berbagai dugaan kasus korupsi di Bolmut,” tutur Wisnu.

Salah satu bukti keseriusannya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolmong Utara meningkatkan status penanganan kasus dugaan penyalahgunaan korupsi Dana Desa (Dandes) tahun 2016 dan kasus Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Inomunga tahun 2009 silam dari penyelidikan ke penyidikan dengan Nomor Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No: 265/R.1.19/Fd.1/09/2019 dan Sprindik No: 208/R.1.19/Fd.1/07/2019.

Dua kasus tersebut statusnya telah meningkat dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Wisnu yang didamping oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Wiwin Tui dan Kepala Seksi Intelejen Robertho Sohilait.

Ditanya soal kapan akan dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan sidang, Wisnu menyampaikan jika pihaknya optimis pada tahun 2019 ini akan segera dilimpahkan.

“Pada prinsipnya kami terus bekerja sesuai prosedur dan Insya Allah pada tahun ini dua kasus ini akan segera disidangkan,” paparnya lagi.

Diketahui dalam kasus TPA Sampah Desa Inomunga sejumlah pejabat dan mantan pejabat dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Bolmut telah diperiksa untuk dimintai keterangannya demikian juga dengan dugaan penyelewangan Dandes di Desa Talaga.(16b)

Tinggalkan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here