Hari Santri Nasional
Hari Santri Nasional

Perayaan Hari Santri Nasional Ke IV 2019 berlangsung di kabupaten bolaang mongondow utara tepatnya di dilapangan inomasa bintauna, selasa, (22/10/2019).

HSN Ke IV Tingkat Provins Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2019 yang berlangsung pada 20-22 oktober 2019 ini di ikuti oleh 2654 santri dari 21 Pondok Pesantren.

Sebelum acara puncak HSN, malamnya dilakukan Kegiatan Dzikir, Doa dan tausiah oleh Al-Ustadz Yasir Bin Salim Bachmid yang berlangsung hikmat.

Puncak acara Hari Santri Nasional Ke IV dimulai pada pukul 08:00 WITA dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekprov Sulut M. Rudy Mokoginta, SE., M.TP bertindak selaku Inspektur Upacara Mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

Thema Hari Santri Nasional Ke IV 2019 “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”

hari santri nasional
hari santri nasional

Asisten Sekprov membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI yang mengatakan bahwa isu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya pesantren adalah laboratorium perdamaian. Pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam rahmatanlilalamin, Islam ramah dan moderat dalam beragama.

Sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat yang plural dan multikultural. Dengan cara seperti inilah keragaman dapat disikapi dengan bijak serta toleransi dan keadilan dapat terwujud. Semangat ajaran inilah yang dapat menginspirasi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia.

Di samping alasan tersebut, keterpilihan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sejak 2 Januari 2019 hingga 31 Desember 2020, dimana bargaining position Indonesia dalam menginisiasi dan mendorong proses perdamaian dunia semakin kuat dan nyata, menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa, terutama kalangan santri Indonesia agar turut berperan aktif dan terdepan mengemban misi dan menyampaikan pesan-pesan perdamaian di dunia internasional.

hari santri nasional
hari santri nasional

Patut disyukuri dalam peringatan Hari Santri nasional Tahun 2019 ini terasa istimewa dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Dengan Undang-Undang ini memastikan bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pengabdian kepada masyarakat.

Negara hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi kepada pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandiriannya. Selain itu, tamatan pesantren memiliki hak yang sama dengan tamatan lembaga lainnya.

hari santri nasional

Setelah selesai melaksanakan upacara puncak hari santri nasional dilanjutkan dengan Kirab yang diikuti oleh ribuan santri Pondok Pesantren se Provinsi Sulut.

Terpantau, Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, M.AP, Sekretaris Daerah Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Anggota DPRD Bolmut, Pimpinan SKPD, Jajaran ASN, Ketua FUAPP Sulut Hi. Muyassir Arif, M.Pd, serta para Pimpinan Pondok Pesantren.(**)

Video Hari Santri Nasional Ke IV 2019

I. Data jumlah pesantren dan santri serta guru pendamping sebagai berikut:
1. PP. Hidayatullah Ibolian- Putra = 40 org- Putri = 15 org- Guru = 3 orgJumlah = 58
2. PP. PKP. Manado- Putra = 20 org- Guru = 2 orgJumlah = 22 org
3. PP. Hidayatullah Mongkonai- Putra = 20 org- Putri = 10 org- Guru = 10 orgJumlah = 40 org
4. PP. Biharul Ulum Maen- peserta = 61 org
5. PP. Hidayatullah Bitung- Putra = 50 org- Guru = 15 orgJumlah = 65 org
6. PP. Hidayatullah Tomohon- Putra = 17 org- Putri = 33 org- Guru = 11 orgJumlah = 61 org
7. PP. Hidayatullah Lolak- Putra = 10 org- Putri = 15 org- Guru = 2 orgJumlah = 27 org
8. PP. Hidayatullah Palaes Minahasa Utara- Putra = 25 org- Putri = 25 org- Guru = 8 orgJumlah = 58 org
9. PP. Al-khairat Manado- Putra = 100 org- Putri = 80 org- Guru = 10 orgJumlah = 190 org
10. PP. Darul Istikomah- Putra = 100 org- Putri = 102 org- Guru = 20 orgJumlah = 222 org
11. PP. Assalam Manado – Putri = 230 org- Guru = 20 orgJumlah = 250 org
12. PP. Miftahul Khair Buyat- Putra = 25 org- Putri = 25 org- Guru = 15 org Jumlah = 65
13. PP. Imam Syafii Bitung- Putra = 43 org- Guru = 20 orgJumlah = 63 org
14. PP. Arafah Bitung- Putra = 30 org- Putri = 65 org- Guru = 12 orgJumlah = 107 org
15. PP. Tahfizul Quran Al-Mukhsin – Putra = 35 org- Guru = 4 orgJumlah = 39 org
16. PP. Al-Lutfi Lolanan- Putra = 113 org- Putri = 81 org- Guru = 32 orgJumlah = 226 org
17. PP. Hidayatullah Adow Bolsel- Putra = 10 org- Putri = 5 org- Guru = 5 orgJumlah = 20 org
18. PP. Kh. Ahmad Dahlan – Putra = 10 org- Putri = 10 org- Guru = 3 org
19. PP. Al-khairat Bolangitang Barat – Santri = 30 org- Guru = 8 orgJumlah = 38 org
JUMLAH TOTAL = 1.635 ORANG

(Sumber Info Keslbangpol Bolmut)

Tinggalkan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here