HEADLINE HARI INI

Pasca Banjir Bandang Bolmut: Wilayah Huntuk dan Pangkusa Memprihatinkan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Dua Wilayah Ini yang Terparah

Kurang lebih 478 warga Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolmut, Sulawesi Utara. Terpaksa harus menerima situasi dan kondisi yang sangat memprihatikan akibat banjir bandang dan tanah longsong pada Rabu, ((04/03/2020).

Desa yang mempunyai 142 Kepala Keluarga ini, hingga sekarang masih mengharapkan bantuan dari dari saudara-saudara lainnya. Memasak masih di pinggiran jalan dengan diatapi tenda terpal, sumur-sumur mereka tidak bisa digunakan, rumah dan perabotan rumah tangga mereka banyak yang hancur berserakan.

Sebagian warga terlihat mulai membersihkan perabotan rumah tangga yang masih tersisa dan memilah barang elektronik yang masih bisa dipakai pascabanjir.

Beberapa di antara mereka juga membersihkan pakaian yang terendam banjir. Sebagian diantara mereka ada yang mengungsi ke gunung dan mendirikan tenda untuk berlindung.

Pasca Banjir Bandang Bolmut

Desa ini memiliki 120 rumah dan sebanyak 113 rumah mereka itu rusak dan 9 rumah lainnya hanyut terbawa banjir bandang yang begitu deras airnya dan bahkan rumah-rumah beton mereka ada yang hancur layaknya penggusuran yang dilakukan oleh alat-alat berat.

Sebanyak 10 Hektare sawah mereka tertimbun oleh material dan lumpur serta enam ekor sapi ternak mereka harus ikut menerima korban.

Tersisa delapan rumah yang aman dari banjir bandang, Menurut Sangadi Huntuk, Erna Aliu. Tidak ada korban jiwa dalam bencana khusus di desa huntuk dan pihaknya hanya bisa menerima bencana yang menimpa ini.

Beberapa warga juga yang kami jumpai berharap ada bantuan yang datang, air minum dan sembako sangat kami butuhkan.

Ujian  pertama melewati lumpur dan jalan licin berhasil dalam liputan Kesulitan Warga Desa Huntuk Pasca Banjir Bandang. Bukan berarti sudah tak ada ujian. Masih banyak yang menggelengkan kepala adalah jalan yang menuju lokasi Desa Pangkusa. Namu hal tersebut tidak menyulitkan semangat kami para pewarta.

Fino Sporty 125  yang dikendarai cukup lincah untuk menerjang jalan yang susah ditembus, berlumpur dan berair.

Akses Jalan menuju Desa Suka Makmur dan Desa Pangkusa Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolmut, sudah terbuka mulai sore tadi sekitar pukul 5 sore, Kamis (5/03/2020). Namun begitu, masih terdapat Desa yang terisolasi (Desa Sidodadi) akibat ruas jalan masih tertutup longsor pasca banjir bandang, (04/03/2020).

Sebelum sampai ke Desa Pangkusa, kita akan disuguhkan dengan genangan lumpur yang cukup panjang dan dalam, disamping kiri ruas jalan dan view beberapa gunung bentukan alam seperti layaknya Air Terjun.

Talut penahan lapangan olahraga Desa Suka Makmur yang kami lalui roboh dan pagar sekolah desa pangkusa juga ikut roboh.

Kondisi dan situasi di desa pangkusa kecamatan sangkub ini cukup parah, selain aliran listrik terputus, warga kesulitan untuk mendapatkan air minum dan untuk mencuci karena sumur mereka kotor terendam air dan lumpur. Bahkan ibu-ibu dipinggiran jalan untuk mencucui baju memanfaatkan aliran saluran air yang ada.

Pasca Banjir Bandang Bolmut

Kerugian yang dialami desa pangkusa ini terbilang fantastis, 500 ratusan karung padi milik warga terendam air dan bercampur lumpur, ratusan ekor sapi dan kambing juga menjadi korban banjir bandang ini.

Desa ini memiliki 545 jiwa penduduk dan sebanyak 111 rumah, hingga menjelang magrib rumah yang rusak belum terdata, karena semua warna sibuk dengan rumahnya masing-masing, bahkan rumah Sangadi Erna Suyati juga ikut terendam dan dipenuhi dengan pohon-pohon yang terbawa arus mengiasi rumahnya.

Fasilitas pendidikan SD, SMP satu Atap Desa Huntuk yang parah itu pagarnya roboh dan lainya hanya terendam banjir saja disertai arsip desa dan surat pertanggung jawaban juga ikut terbawa air yang begitu deras, “jelas Sangadi Pangkusa.

Rumah yang hanyut di desa ini sebanyak empat rumah, ada korban jiwa di bencana ini, dua orang selamat dan satu orang ditemukan sudah tidak bernyawa.

Hingga peliputan kami berakhir, bantuan yang datang di desa ini baru 50 Dos Aqua, 50 Dos Supermi, 50 Dos telur yang disumbang oleh Ketua DPRD Bolmut, Frangky Chendra.

Dan terpantau, Dinas Kesehatan Bolmut selalu stay di titik lokasi bencana, bahkan jalan yang belum bisa di lalui, tim kesehatan yang dipimpin oleh jusnan c mars ini sudah berada di lokasi dan siap melayani warga.(rhp)

Tampilkan lebih banyak

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button