BOLMUT POST
Berita bolmut terbaru
xxx header

Refleksi Perjalanan 6 Tahun Kabupaten Bolmut

2 496
Catatan oleh : Israfil Mokodompis

Refleksi Perjalanan 6 Tahun Kabupaten Bolmut Membangun sebuah daerah otonomi baru memerlukan suatu kesungguhan dan keikhlasan, membutuhkan energi eksta serta kesabaran komitmen dan tanggung jawab besar. Sejak awal, kepemimipinan duet Bupati Drs Hamdan Datunsolang MM dan wakil bupati Drs Depri Pontoh, penulis telah mengingatkan bahwa yang akan menjadi hambatan kongkrit sering bergejolak adalah egosentis dua 2 Budaya lokal yakni eks swapraja (Kerajaan Bintauan dan Kerajaan Kaidipang Besar).

Untuk menata kelola menuju kesempurnaan sebuah daerah baru memang  menjadi  Sebuah keharusan walaupun  terkadang penterjemahan  akan salah tafsir dari segelintir orang sebagai sebuah komunitas kerap kali  mencokokin kebijakan public serta keputusan-keputusan politik. Klaim keluarga, klaim orang dekat, klaim sok tahu, para pencari muka (carmuk) alasan senang atau tidak senang dari para pembisik, doktrin untuk mempengaruhi menjadi hambatan dalam mendorong kepemimpinan HD-DP untuk meraih sebuah kesuksesan. Sehingga akan kembali berpasangan. Kenyataanya, Dan tanpa mampu memenag budaya lokal ini, telah menjadi batu sandungan yang tajam dan telah mempengaruhi sehingga terjadi duel pemerintahannya.

Pernah diingatkan pula bahwa  bisa saja kedepan akan hadir organ budaya lokal serta klaim keluarga yang menjadi oposisi atas pemerintahnya, pandangan ini nyata ada ketika anda berdiskusi hari ini dengan beberapa masyarakat Bolaang Mongondow Utara terlontar dari bahasa masyarakat secara blak-blakan dan jujur keluar rasa pisimisme terhadap kebijakan-kebijakan public pemerintah. tapi apakah kita tidak akan membangun negeri ini hanya karena ego budaya lokal ..?. Tepatnya 23 Mei pesan ini, adalah 6 tahun Bolmut menjadi daerah otonomi (Refleksi Perjalanan  6 Tahun Kabupaten Bolmut).

Kini telah lahir pemimpin baru bagi negeri ini, dan saya yakin dan percaya 5 tahun kedepan  kepemimpinan Drs Depri Pontoh figure  yang syarat pengalaman pasti sudah membaca dan mempersiapkan konsep membangun yang lebih baik populis disemua sector serta tidak melupakan budaya lokal yang menjadi harapan masyarakat Bolaang Mongondow Utara sebagai catatan sejarah, apalagi diapit oleh seorang pilitisi, Suriansyah Korompot tentu dapat menciptakan Bolmut yang lebih baik lagi. Tak bisa kita pungkiri, Pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan oleh HD-DP sejak 2008, pelayan public dilakukan hingga ke desa-desa terpencil melalui program Government Mobile, bantuan disalurkan baik kelompok tani, nelayan, peternahkan, pertanian meski belum semuanya menikmati bantuan, telah dibuktikan oleh kedua pemipin ini.

Pernah juga penulis dalam cacatan tahun pertama kepemimpinan HD-DP, Sejarah masa lalu dua daerah Eks Swapraja yang dipimpin  oleh keluarga Datungsolang (Bintauna) dan Pontoh (kaidipang besar) menjadi kekuatan besar di daerah Otonomi ini dalam menata daerah menuju kearah yang lebih baik lagi namun jika tidak bisa dimanag dengan baik maka ini terjadi ego wilayah pada pemilihan umum kepala daerah 2013. Fenomena inilah yang telah terjadi sekarang ini. Lupakan rasa egosentiris kedaerahan yang sempit,  karena itu bukan roh dari pemekaran tapi itu menjadi biang konflik. mari kita satukan langka kita, rapatkan barisan, bergandengan tangan sebab Torang Samua Basudara. Yang jelas masyarakat menuntut adanya pemerataan dengan niat tidak ada satupun orang yang akan dimarjinalkan dinegeri ini.  Raih cita-cita Bolaang Mongondow Utara dan untuk menggapainya butuh tanggung jawab kita semua, terutama para pemain yakni Legslatif dan Eksekutif yang harus bersatu, tanggung jawab ini adalah tanggung jawab bersama. (***)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

2 Comments
  1. ysl online says

    thanks for share!

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More