Bolmut News

Loduko Warnai Pelantikan Depri Syah

BOLMUTPOST Tidak banyak yang menduga, sebuah peristiwa supranatural diluar nalar manusia biasa, terjadi sebelum dimulainya prosesesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bolmut terpilih, Drs Hi Depri Pontoh dan Suriansyah Korompot SH, Kamis (05/09) siang tadi. Betapa tidak, awan gelap sempat menaungi atap langit di sekitar wilayah Boroko. Tentu, kejadian ini sempat menimbulkan rasa was – was di sejumlah kalangan. Sebab, di lokasi tempat dilantiknya Bupati-Wakil  Bupati, yakni, di alun – alun Lapangan Kembar Boroko pun tak lolos dari guyuran air hujan.

Walhasil, gugup, takut, menerpa semua panitia pelantikan. Rupa-rupa ekspresi kekuatiran mereka tunjukkan. Jangan sampai, saat pelantikan kemarin, hujan akan mengganggu jalannya acara tersebut. Tak pelak, peristiwa ini sempat menjadi topik hangat dalam perbincangan masyarakat setempat. Apa pasal ? Mereka menduga, cuaca kemarin boleh dikata lumayan cerah. Pasalnya, sejak Pukul 08.00 WITA, masyarakat  Bolmong  Utara  dari  Sangkub-Pinogaluman secara perlahan mulai ramai di sekitar alun-alun  Kaidipang (Baca ; Lapangan Kembar  Boroko). Ironisnya, memasuki pukul  10.00  WITA, awan  gelap  nampak  di langit  selatan  Boroko. Dan akhirnya, pukul 11.45 WITA hujan pun mengguyur. Selang lima menit kejadian ini, warga pun akhirnya berhamburan mencari tempat bernaung dari guyuran hujan tersebut.

Kendati oleh sebagian masyarakat hanya dianggap sebelah mata, turunnya hujan hanya berselang lima menit ini, menjadi sebuah pertanda bahwa momentum penting dalam tonggak sejarah demokrasi di Bolmut, nampaknya direstui oleh Sang Maha Kuasa, Allah SWT. “Mania Ah Keena iiini mo Aneh kedeito dang, sebelum kidonio sinumuoto ko lapangan, koontonga langito iiini mo itomo dan sempat no nguha 5 menito, trus deisako kidonio du mai-mai ko lapangan, langsung no cerah kedeito, boini LODUKO, Dio Monguha, Parcaya Deisako mo pasu, ujar warga yang memadati lapangan pelantikan. hujan ini memberi tanda kuasa Tuhan, bahwa mereka berdua (Papa Adit dan Papa Fatur,red) adalah pemimpin yang dapat menjadi panutan seluruh masyarakat di Bolmong Utara,” ujar Hou warga setempat.

Sementara itu, Fahmi Rahman, salah satu tokoh spiritual, menjelaskan, kejadian tersebut tentunya memilik hikmah tersendiri. Dia mengutip, pesan – pesan dari Habib disebuah majelis dzikir, pernah mengatakan, bila ada hujan turun di saat ada majelis yang berbicara tentang masalah keumatan, hal ini menjadi pertanda bagus.  “Hujan ini memberikan isyarat yang baik. Misalnya saja, jika ada pejabat atau tamu terhormat tentu tempat yang akan dikunjungi ini mesti dibersihkan. Nach, kejadian ini sama saja memberi ihwal kepada kita ada Rahmat dan Berkah yang diturunkan-Nya,” tutur Fahmi. (rhp)

Tags

Refli Hertanto Puasa

Blogger, Web Design, IT Consultant, Copywriter dan Cyber Journalisme dari Bolaang Mongondow Bagian Utara, Sulawesi. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak lebih jauh di dunia pengembangan web media dan Pemerintah Daerah.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close